Jumat, 15 Oktober 2021

SEMOGA UMATNYA DIBERI HIDAYAH, INSYAALLAH!! Habib Zen

PENCERAHAN MENGENAI DO'A SEMOGA BERMANFAAT..


Seseorang menanyakan kepada Habib Zen:

Ini kadang banyak seorang Kyai, Habib, siapapun tokoh-tokoh agama, kalau mendo'akan menjelekan orang itu gimana yah..?

Habib Zen:
Oke terimakasih..

Dalam Al-Qur'an tidak ada Allah membenci..yang ada Allah tidak mencintai perbuatannya..
Jadi do'a itu bermak'na baik..bermak'na apa..ingin mengajak kepada orang yang belum baik, supaya jadi baik.

Agama itu apa sih tujuannya..
Ingin mengajak orang yang belum baik supaya baik..
Jadi gunakan apa yang keluar dari tingkah laku kita..ucapan kita itu harus ikutin Tuhan ..jangan membenci..

Yang aneh sekarang semua orang tau Tuhan melarang orang saling membenci..
Tapi kenyataan orang beragama ini saling membenci..kadang lebih taat kepada Ustadznya ...
si Ustadz mengajak ..ayo kita menyerang... supaya kita dianggap anak buahnya Ustadz... pengikutnya Ustadz..

Kenapa kita tidak membela Tuhan menjaga agama Tuhan ...menjaga roh agama ini..para Rasul sudah berjuang mati-matian 

Jadi kalau kita mau mendo'akan orang apalagi menuduh seseorang... usahakan pakai hal yang baik..

Kita boleh membenci atau mendo'akan apa... oh si Fulan itu perilakunya buruk..., semoga Tuhan hentikan atau apakan perilakunya....tapi jangan orangnya..

Orangnya kita do'akan supaya baik..
Tujuan kita ini orangnya suruh baik, supaya bisa berlaku sabar atau baik..

Jadi kalau ada seorang Kyai... atau tokoh agama siapapun... yang saya pernah denger Rizik do'anya.. bagi saya itu sampah..

Do'anya seperti ini;

Ya Allah.... maka bikin susah hidupnya...Seretkan rejekinya....Jangan berkahi nafkahnya....Jangan sembuhkan penyakitnya..

Biar mendapatkan penyakit yang ngga ada obatnya....Biar susah jalan hidupnya...
Biar dipecat dari tempat kerjaannya..

Ini do'a apa..?

Lama-lama Islam ini hilang dimata orang 

Yang saya khawatir orang Islam ini jadi males beragama Islam 

Karena ada perkataan satu dari Habib Abu Alhadad...Saiton itu lebih senang menggoda Ulama Pendak'wah ketimbang perorangan ...
Sebab kalau Ulamanya tersesat akan menyesatkan banyak orang..

Tapi kalau perorangan hanya dirinya sendiri..

Jadi saya minta kepada orang yang dapat lebel Ustadz atau Ulama ..
Jagalah marwah agama

Umat manusia janganlah menebar kearah kebencian ..
Do'a itu do'akan ke yang baik ...

Karena do'a itu akan kembali kepada pemiliknya..
Kalau kita mendo'akan kepada seseorang yang baik, besok saya akan mendapat kebaikan..

Tapi kalau saya mendo'akan seseorang itu buruk kembali kepada saya..itu sudah hukum karma..

Kok kita merasa lebih suci kalau mengatakan supaya orang itu masuk Neraka..
Memang saya ahli Sorga....kalau Tuhan pakai keadilan yang bener.. tanpa ma'af dan rakhmatNya..pakai peritungan akunting yang bener..ini kita semua masuk Neraka... lebih banyak maksiatNya dari pada taatNya...

Maka dalam Al-Qur'an dikatakan jangan orang mengatakan merasa suci dirinya..
Kalau saya sendiri saja nggak yakin masuk Sorga...

Kalau secara kalkulasi saya ini ahli Neraka..saya cuma berharap ampunan dari Tuhan memohon ampunan dari Tuhan..masa saya nggak mau mengampuni orang..yang berbuat salah..

Mustahil orang dapat memohon ampun kepada Tuhan, apabila dirinya tidak dapat memaafkan orang 
Orang-orang nyang mengatakan nanti imannya tidak diterima Tuhan... itu sudah merasa dirinya diterima Tuhan ..kok sok akrab sama Tuhan 

Sementara diKitab Suci Tuhan tidak pernah membenci..tebarkan kebaikan 

Nabi tidak pernah bertindak atas nama agama..Semua agama apapun dihargai oleh Nabi..karena sebelum ada Nabi Muhammad suda ada Nasrani pengikutnya..sudah ada Yahudi, ada Majusi dihargai sama Nabi..pernah Nabi mengganggu mereka ndak pernah..

Malah berkoar-koar jihad atas nama agama 
Sejak kapan Nabi mengatas namakan agama 
Kalau Nabi mengatas namakan golongan agama tertentu Nabi sudah ingkar kepada Tuhan 

Karena tadi itu saya bilang semua Rasul itu diutus untuk semua manusia mengayomi 
Semua itu kebaikan mau merknya Kristen, mau merknya Islam, mau Yahudi mau Kejawen, mau Atheis mau Asnotik dia baik kita terima..

Tuhan tidak tanya merk tanya amalnya..

Tapi kalau perbuatannya maksiat buruk... mau dari Islam, mau dari siapapun dia buruk..ndak usah kita bela..

Tidak beriman seseorang sebelum membenarkan yang dari diri saya salah atau dari temen saya salah saya katakan salah..

Andaikan dari pihak lawan bener..saya katakan bener..

Banyak kebaikan dari kaum Yahudi, kaum Nasrani juga ada kekurangan 
Masing-masing urus diri masing-masing..

Karena agama diturunkan bukan pakai rombongan, masing-masing untuk merubah akhlak supaya akhlaknya lebih baik..

Kalau setiap orang mau merubah akhlaknya yang lebih baik nggak perlu gontok-gontokan..
Nggak usah koar-koar jihad merasa paling Islami..

Sejak kapan memang anda sudah dapat sertifikat dari Tuhan..sudah pasti ahli Jannah..masuk Sorga..belum kok ngapain ngurusin orang lain..

Dari pada sibuk ngurusin orang lain ingin membuktikan masuk Neraka Luu dirimu sendiri saja belum tentu masuk Sorga..

Anda merasa diri palaing beriman memang anda sudah tau diri anda dierima Tuhan... amalan-amalanya..

Kalau belum nggak usah ngurusin keyakinan orang lain..buang-buang waktu..

Itu saja mungkin jadi usahakan keluarkan lisan yang baik dinegri ini yang baik..kita hormati perbedaan..

Tuhan menciptakan perbedaan ..
Nama saja sudah beda..fisik sudah beda..Kitab sudah beda..

Orang tidak menghargai perbedaan tidak menghargai Tuhan..
Hadis Nabi mencintai orang cuma itu kok satu amal..

Itu saja muingkin harapan saya... tidak lain saya bukan seorang Ulama besar... cuma saya ada kehendak dari diri saya... ingin kita hidup bersama yang baik.... bersaudara yang baik ....menghargai perbedaan.... tanpa perbedaan tidak indah kok... tanpa berbedaan tidak ada nulai ukhuwah.... tidak ada nilai persatuan, disini njilainya...
Mungkin itu saja assalamualaikum 

  

Senin, 11 Oktober 2021

Karena Dendam, Remaja Nekat Perkosa dan Bunuh Guru SD-nya

TEGA MEMBUNUH GURUNYA SAAT SEKOLAH DI SD KARENA DENDAM.


Di Banyuasin Sumatra Selatan, menurut keterangan Polisi, anak uasia 18 tahun mengaku membunuh, disebabkan karena dendam saat masih duduk dibangku SD.

Sebelum melakukan pembunuhan ia telah terangsang karena menonton video mesum, kemudian untuk melampiaskan kebutuhan biologisnya ia memperkosa gurunya, lalu kemudian membunuhnya..

Ditangkapnya pelaku kejahatan tersebut oleh Polisi, awalnya dari informasi tetangganya anak ini sering dipergoki tetangga mengintip mantan ibu Gurunya saat sedang mandi..

Dari dasar informasi tetangga tersebut, Polisi bertindak untuk menangkap orang yang patut dicurigai, yang pada akhirnya sampai terkuak sebagai pelaku perbuatan jahatnya..

PRABOWO COPOT FADLI ZON KARENA MINTA DENSUS 88 DIBUBARKAN?! GUS NURIL & ...


SIAPA SESUNGGUHNYA FADLY ZON INI..?


Ngopi bareng Gus Nuril.
Prof. Imam Malik meminta tanggapan Gus Nuril:

Sepertinya ada pendapat yang terkait adanya pendapat yang mengarah kepada pembubaran Densus 88, kalau secara akademik kami tahulah bahwa yg namanya keamanan itu termasuk hal yang vital, kemudian bagaimana tinjauan Gus Nuril tentang id semacam itu..

Gus Nuril:
Alhamdulillah saudaraku sebangsa dan setanah air,
Assalamu alaikum warokhmatullahi wabarokaatuh,
Sore ini hadir Profesor kita Profesor DR. Imam Malik MAG. salah satu santrinya Gus Dur juga, bersama Kyai Iskandar yang memiliki pendidikan didaerah Mboja.

Begini Prof kalau soal akademik saya nggak ikut campur, itu domain sampean sebagai Profesor..
Saya melihat dari sisi demokrasi bahwa, di sendi kehidupan yg menganut demokrasi berbeda itu wajar, memiliki pendapat bahkan hatta itu bertentangan, itu wjar, wajar saja..

Tetapi persoalannya adalah, ketika seorang yang mewakili Partai dalam hal ini adalah Gerindra, dan menjadi wakil rakyat, memiliki pola pikir yng sangat tidak produktif, yaitu meminta Densus 88 dibubarkan, way..? kenapa..

Lha wong dunia ini mengakui bahkan Amerika sendiri mengakui bahwa keberhasilan Indonesia didalam mencegah kehancuran bangsa dan negaranya yang mendapatkan serangan secara bertubi-tubi secara masif dengan segala modal dan infrastruktur, baik yang dari luar maupun dalam negeri.

Indonesia mampu, mengatasi itu.
Mulai dari bom Bali, bom Bali1, bom Bali 2 dan seterusnya,
 
Nah Densus secara global, sudah menunjukan nama besar didunia dan dikui didunia.
Rakyat Indonesia juga merasa tentram dengan adanya Densus 88,
Padahal saya sempat ngomong seharusnya Densus 88 itu, tidak dipimpin seorang Irjen, tapi Komjen karena demikian pentingnya, saya setarakan seperti Kostrad begitu.

Kostrad itu dipimpin seorang Letjen bintang tiga, karena apa ? karena Densus 88 ini dengan pelan masif berhasil mengatasi, 

Kalau saja tidak ada Densus 88, barangkali Indonesia ini sudah porak poranda, hancur, karena apa? Yang namanya gerakan Khilafah ini, gerakan Wahabi ini, gerakan Khawarij yang disponsori oleh, baik yng berupa partai resmi atau partai tidak resmi seperti pki arab hti fpi itu, demikian menggalang kekuatan, memasuki setiap ASN, atau pegawai negeri, disetiap departemen, menerobos, menyusup, membina, menggalang, mulai prajurit sampai jenderal..., sampai jenderal lho, Prof.

Jadi ini lebih hebat lagi kalau dulu PKI Jenderal dibunuh..., ini Jenderal dirangkul untuk membunuh sesama jenderal luar biasa ya...dan itu bisa diatasi dengan baik..

Nah kalau rakyatnya merasa tenteram dengan Densus 88 Negara juga bagus, 

Seorang Fadly Zon harusnya sadar bhwa menjadi wakil rakyat dan pemimpin bangsa ini untuk melaksanakan amanat penderitaan rakyat.
Amanat penedritaan rakyat itu gool nation nya adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 

Untuk mencapai gool nation itu dibutuhkan stabilitas nasional, pandangan wawasan Nusantara dan wawasan ketahanan nasional. 

Lha kalau seorang wakil rakyat yang pangkatnya tinggi kok, tidak menyadari itu..saya jadi heran 

Sebenarnya mas Fadly Zon ini wakil PKI Arab, wakil Wahabi, wakil Khilafah, atau prtai nasional yang dibawah Gerindra ini..
Mas Prabowo harus memberikan teguran..., kalu memang masih menggunakan etika didalam berpolitik sebelum membahas, etikanya dulu 
Bahwa yang namanya untuk mencapai keadailan sosial itu dibutuhkan perjuangan, maka setiap pemimpin nasional itu harusnya menyadari bahwa yang namanya ketahanqn nasional hantamrata, ketentraman, keadilan sosial bgi seluruh rakyat Indonesia hanya bisa dilakukan ketika ada stabnilitas nasional 

Stabilitas nasional itu disamping diduduki porsinya oleh putra-putra terbaik bangsa ini, dari TNI dan POLRI, ada masyarakat yang peduli terhadap bangsa ini, kemudian membangun seperti PGN, Banser, Ansor, Pagarnusa, menjaga bangsa sebagai bentuk wajud aplikasi kewajibannya sebagai warga bangsa membantu menentramkan Negara, 

Mereka juga masuk dari koridor-koridor yang tidak bisa disentuh mereka sengaja memasuki dikawasan antara TNI dan POLRI akibatnya apa, TNI dan POLRI jadi gagap karena takut dituduh melanggar HAM.

Apalagi pengurus HAMnya ini seolah-olah sudah dikontrak semua oleh kelompok radikal atau dibayar oleh kelompok radikal, saya tidak menyebut namalah.., Profesor kan thu ada mas Pigai dari Papua, terus sipa-siapa semuanya minir kepada pemerintah..
Jadi aneh menurut saya ini ...ini orangnya yg salah, hatinya yg kotor, atau pola pikirnya yg sudah teracuni sehingga dia hidup dari anggaran negara, tapi dia justru menyerang Negara 
Lha ini berarti... ini sungguh sangat berbahaya, 

Oke kita pisah dulu...
Seorang mas Fadly Zon sebagai wakil rakyat dia harusnya menyadari konsep pertahanan nasional...konsep ketahanan nasional itu bagaimana ..konsep Hankamrata itu bagaiaman, saya jadi nggak yakin kalau dia itu faham bahwa negara ini akan tetap tegak dan kokoh, apabila mampu segala tanatangan, ancaman, hambatan, dan gangguan baik yg dari dalam, atau dari luar, 

Lha ini ada teroris yg datang dari negeri sendiri, dilakukn dari dalam sendiri, malah dicegah oleh Densus 88 kok malah bukan meminta atau mendidik kader-kadernya yang jadi teroris,
Ini si Fadly Zon ini tetapi malah minta Negara membubarkan Densus 88 nya,
Ini pola pikir yg kebalik-balik, atau jangan2 sesungguhnya ini, Gerindra dengan dibawa oleh Fadly Zon dibajak oleh Fadly Zon dari tangan mas Prabowo, untuk dimasukan kedalam suatu konkurensi besar pertarungan idiologis antara Pancasila dan Khilafah
 
Lha maka monggo dek... disadari.. mas Fadly Zon ini sudahilah ...cobalah sampean mematut diri berperilaku, berpenampilan sebagai negarawan, tidak hanya sebagai politisi ansih yang hanya didorong oleh sahwat kekuasaan ingin merebut kekuasaan begitu loh, sehingga ada sof instability, tanggungjawab sebagai wakil rakyat, yang menerima gaji besar dari rakyat, menerima ini dari rakyat yg semua ini adalah negara, sehingga sesungguhnya DPR dan Eksekutif atau Legislatif atau Yudikatif itu adalah triaspolitika itu adalah anggota trimasketir, kalau minjam terminologi eropah dulu ya kan, jadi semua untuk satu, satu untuk semua itu ..ini kan nggak,... ini saling membokong, sehingga terkesan seolah-olah DPR ini menghianati Ekskutif
 
Kalau ada rembug dirembugkan kan ada forum DPR dan Ekskutif 

Nah Densus 88 itu dibawah kewenangan POLRI harusnya dirembug dengan bagus sehingga tidak muncul dipermukaan seolah-olah ini Pemerintah tidak berjalan dengan benar, sehingga harus dibubarkan, dan sebagainya, untuk alasan apa, ketika seseorang atau institusi melakukqan penegakaan hukum, dan mencoba menciptakan kondisi yg kondusif, terhadap bangsa dan negara ini, sehingga bisa melahirkan stabilitas, kalau stabilitas tercapai, akan melahirkan rasa simpati, dorongan magnetik datangnya investor, kalau ada investor maka akan muncul produkifitas maka kesejahteraan rakyat ini akan terjamin pengangguran terkurangi, kriminalitas terkurngi, semuanya menjadi happy
 
Ini kok ada wakil rakyat yang kelasnya pemimpin nasionl justru berpikir kebalikannya ...Siapa sesungguhnya Fadly Zon ini..

Saya jadi ragu2 barangkali laksus..sekarang tidak ada lagi laksus ya ..Bin atau Bais lah atau Badan intelijen apa asaja namanya ...cuma ditelusurilah bapaknya Fadly Zon itu siapa sesungguhnya..sehingga kita bisa tahu kenapa kok ada orang yg berpikiran kok aneh begituloh 

Kalau memang keluargannya bener on the track membela bangsa dan negara tidak pernah memberontak ya kan berarti memang goblok..dan kita perlu mamaklumi ..karena sistem politik sekarang ini rekrutmennya nggak bener sehingga orang2 goblok bisa menjadi pemimpin yg akhirnya membikin disharmoni itu prof. 

Secara etika sekarang, Fadly Zon bis memanggil dulu Densus 88 memanggil Mabes Polri sesuai dengan protap apa tidak on the track apa tidak melanggar Ham apa tidak,.. ada buktinya apa tidak... lah kalau ini sudah.... baru ..Wong namanya DPR itu tugasnya membikin undang2... bukan tunjuk sana tunjuk sini kaya peadagang lelang.

Cara ngomongnya, cara berpolitik dan bernegaranya ada tatacara yg bisa disepakati bersama.

Dia berupaya barangkali karena kepingin jadi DPR bayar sana, bayar sini, rakyat disuap dan sebagainya sehingga dia jadi DPR, 
Sesudah jadi DPR kemudian menghianati tugas DPR lha kan kacau to ini..

Seorang DPR dia punya fraksi ko, panggil bagaimana datanya,... tidk kemudian dilakukan apa2 lalu Densus 88 dibubarkan ..terus kalau dikejar ngomongnya ini kan wacana ...lha wong pinter2 kok bikin wacana yg rakyat jadi bingung bagaimana.? Ini model apa..? politiknya sama sekali tidak pakai etika, tidak pakai norma, berbahaya..                


Mahfud Ungkap Alasan Kabareskrim dan Menteri ATR-BPN Masuk Satgas BLBI

JANGAN MAIN-MAIN RAKYAT SEKARANG SEDANG SUSAH

Mahfud MD ungkap alasan Kabareskrim dan Menteri ATR-BPN masuk Satgas BLBI:

Didalam Kepres baru ini ada nama Kabareskrim masuk disini, karena kalau ada masalah pidana akan segera ditangani, misalnya masalah pidana karena sudah serahkan kepada Negara secara syah, tiba-tiba dijual dengan dokumen palsu, dan sebagainya, atau dengan cara apa diduduki, itu nanti pidana...

Negara akan turun tangan ada BARESKRIM ada JAMDATUN Kejaksaan Agung, dan sebagainya, sehingga saya ingin semuanya bekerjasama...
Dengan bekerja sama untuk mengembalikan hutangnya ini kepada Negara, karena Negara sekarang membutuhkan untuk dikembalikan kepada Rakyat, digunakan untuk kepentingan Rakyat,
Itu tugas Negara JANGAN MAIN-MAIN RAKYAT SEKARANG SEDANG SUSAH, berkali-kali saya katakan, kalau anda hanya main-main, oke saya mau bayar, lalu gak pernah muncul lagi, nanti akan ada langkah berikutnya..  


Menko Polhukam Mahfud MD Bongkar Persekongkolan Jahat Mafia Tanah dengan...

Senin, 04 Oktober 2021

[FULL] Kesaktian Pancasila, Ancaman Komunis Nyata? | Perempuan Bicara

PATUT DIWASPADAI APAKAH ANCAMAN KOMUNIS MASIH NYATA .?

Dari tuduhan mantan Jenderal Gatot Nurmantio bahwa TNI sudah disusupi PKI.

Balques Manisang (Reporter):
Di program PEREMPUAN BICARA, ada 4 perempuan luar biasa yang mudah-mudahan memberikan perspektif baru dan pencerahan kepada bangsa Indonesia.

Diperkenalkan ada ibu Ema Caniago selaku politisi, ada ibu Khusnul Mariah sebagai dosen politik, mbak Devie Rakhmawati pengamat sosial, dan mba Asfinawati aktivis HAM.

56 tahun silam genap memperingati 30 September, gerakan yg dilakukan partai Komunis Indonesia, atau biasa kita kenal G.30.S.PKI.berlangsung peristiwa pembunuhan terhadap sejumlah jenderal, trauma peristiwa berdarah yang memang ternyata tidak termakan oleh waktu, meski sudah mati, sudah menjadi sejarah tapi banyak sekali yang percaya ideologinya masih tetap hidup.... yang menjadi pertanyaaan apakah ancaman Komunis masih nyata.?

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak lepas dari sejarah paham Komunis mengganti ideologi Pancasila, isue kebangkitan Komunis atau PKI selalu menjadi polemik panas setiap tahun.

Terbaru mantan Panglima TNI Jenderal purnawirawan Gatot Nurmantio mempersoalkan pembongkaran patung peristiwa G.30S.PKI diMusium Kostrad pernyataan Gatot berbuntut dengan menyinggung PKI telah menyusup ke TNI.

Gatot Nurmantio: 
"Peran Kostrad peran sosok Suharto, peran Jenderal Nasution, peran KKO jelas akan dihapuskan dan Patung telah tidak ada, ini berarti sudah ada penyusupan didalam tubuh TNI.!!"

Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurrakhman mengklarifikasi, pembongkaran patung,... serta indikasi PKI telah menyusup ke TNI.

Isue kebangkitan Komunis atau PKI berulang setiap tahun dengan beda narasi kesaktian Pancasila,.. seakan teruji apakah ancaman Komunis benar-benar terjadi.?

Reporter:
Video pengantar sepertinya isue berhembusnya PKI ini, seperti berulang kembali tapi narasinya yang beda,
Nah saya mau tanya dan kemarin juga gaduh soal pembongkaran Patung diorama ada Patung pak Suharto..., pak Sarwo Edi..., yang kemudian kita tahu bersama, yang menjadi tokoh penumpas PKI.....
Kemudian ada indikasi juga, pak Gatot tadi yah.... mantan Panglima TNI..., mengatakan jika ideologi Komunis masih ada.... juga bahkan menyusup ketubuh TNI..., apa masih relevan mangaitkan Komunis dimasa ini... dan kenapa isue ini serlalu berulang tahun.., selama September, diperingatannya..., lalu kemudian di kesaktian Pancasila..., 
Saya mau ke bu Khusnul Maria tersebut bagaimana melihatnya.?    

Khusnul Maria:
Begini mbak, Balkis, kalau kita lihat bahwa membahas tentang PKI setiap 30 September.., kemudian 1 Oktober sebagai hari kesaktian Pancasila.., dengan sejarah sebetulnya inikan selalu warning, dari rakyat bahwa kita memang punya sejarah kelam.., baik yang tahun 48, maupun tahun 65..., 
Jadi jangan sendirian di th 65.., ada juga setelah merdeka itu di th. 48...

Nah kalau ditanya, kemudian apakah hari ini ada ya... kalau partai komunis indonesia itu ada.., ya memang tidak ada.., kalau kaya gitu,
Tapi kan didalam kontek seperti wujud organisasi tanpa bentuk kaya gitu ya..., kemudian Komunitas kecil, kecil..., 
Kecil kemudian solideritas didalam kontek situ wujud dalam gerakan-gerakan intelektual.., terus kemudian juga kalau dipartai politik..., justru beberapa aktor politisi menyatakan secara terbuka..., bahwa mereka berada di DPR .., di Senayan,..., mungkin juga pendukung diIstana.., dan sebagainya.., seperti itu kan terasa nah, 

Jadi oleh karena itu dibirokrasi juga ada.., kemudian ada isue-isue tentang bagaimana kurikulum tentang agama dihilangkan saja..., itu pasti orang akan kembali lagi kenapa kaya gitu yah...,
Jadi kemudian terakhir yang heboh juga tokoh-tokoh dalam sejarah Indonesia.., kemudian tokoh-tokoh Islam..., kemudian dihilangkan diganti dengan tokoh-tokoh PKI 

Jadi secara bentuk real seperti partai politik tidak.., tapi kalau didalam kontek inteltual didalam kontek komunitas-komunitas itu terasa.

Baik diborokrasi, kemudian di partai politik gitu yah.., kemudian di komunitas-komunitas yang ada...,
Itu memang masih terasa.., apalagi sebetulnya kan yang 65 kan itu baru..., artinya orang masih banyak yang ingat kaya gitu.., ini setiap tahun, sebetulnya jadi melihatnya adalah..., ini warning ini adalah bagaimana kita punya sejarah seperti ini.., nah harusnya dalam kontek ini negara membuka dialog-dialog yang positif.., didalam kontek menyelesaikan berbagai persoalan yang belum terselesaikan.., jadi pada dasarnya.., sebetulnya masih real.., didalam kontek kepolitikan diIndonesia, 

Reporter:
Oke saya akan ke bu Irma,
Bu Irma kekhatiran tadi mantan panglima pak Gatot Nurmantio misalnya mengatakan ini contoh dibongkarnya patung diorama para penumpas G.30S.PKI salah satu tanda-tanda..., dan ini sangat mengkhawatirkan nggak bu Irma.?

Erma Caniago:
Kalau menurut saya sih pak Gatot lebay yah, nggak seperti itu lah ya..
Kalau dikatakan kita khawatir betul.
Tapi pertama saya ingin meluruskan dulu, bahwa PKI di Indonesia itu bukan ateis..., karena PKI di Indonesia itu bukan ideologi.., tapi partai politik.., maka semua orang-orang PKI diIndonesia itu beragama semua..., maka semua orang-orang PKI diIndonesia itu yang menjadi PKI diIndonesia itu semua beragama...

Banyak yang Muslim lho.., banyak yang non Muslim, semua agama ada disitu.., jadi dia bukan ideologi.., tapi partai politik, itu yang harus diluruskan dulu, posisioning nya

Yang kedua.., yang ingin sampaikan lagi bahwa didunia hari ini nggak ada orang yang mau jadi Komunis..., China saja hari ini memang ya sistem tata kenegaraan China itu, masih Komunis karena mereka tidak mungkin bisa menjadi yang lain begitu yah..., karena dengan bersarnya penduduknya itu harus ada otoritas yang kuat.., supaya tidak pecah..., maka kemudian dipertahankanlah sistem itu.., tapi kita lihat bagaimana sistem ekonomi China hari ini kapitalis.., tuh yang kedua.

Dan yang ketiga hari ini yang Komunis murni..., saya nyatakan disini bahwa.., yang Komunis murni didunia ini hanya Korea Utara, 

Tapi bisa kita lihat bagaimana kehidupan diKorea Utara ketika mereka menjadi Komunis..., sangat miskin, sangat tertekan.., dan diisolasi oleh dunia..., nah mana ada sekarang negara yang mau menjadi Komunis lagi.., lah itu yang ketiga.

Dan yang keempat.,, saya sampaikan seperti ini..., 
Kalau ada komunitas seperti yang mba Khusnul tadi bilang satu, dua orang atau tiga orang di DPR tadi, yah, 
Saya nggak bilang di DPR ya .saya nggak mau bilang bicara itu, 

Ada orang perorang yang mungkin, karena dendamnya, misalnya orang tuanya dibunuh, tanpa pengadilan lain sebagainya..., kemudian mereka mendendam sampai hari ini misalnya..., saya kira itu hal yang manusiawi..., tetapi hari ini kalau kita selalu bicara isue Komunis itu selalu diungkap setiap tahun, 
Isue ya, yang namanya isue pasti ada yang buat itu..
Namanya isue ada yang buat pasti untuk apa dia buat, tapi untuk apa setiap tahun dia gaungkan, terus hal-hal seperti ini yang pertama, ada pesan positif disini, bahwa kita tidak boleh melupakan sejarah..., tapi yang kedua yang harus kita pahami juga bahwa.., di Indonesia ini, insya Allah PKI tidak akan tumbuh, 
Satu Indonesia 90% beragama Islam dan yang kedua di Indonesia itu rata-rata semua beragama, 

Dan yang ketiga orang Indonesia sudah tahu mau jadi Komunis itu akan menjadi seperti Korea Utara, jadi nggak akan ada lagi yang berkeinginan ingin menjadi Komunis, menurut saya...

Jadi sebagai pelajaran sebagai pengingat, sebagai kewaspadaan saya kira nggak ada masalah.

Reporter:
oke saya ke mba Asfi.
Mba Asfi sendiri melihat isue Komunis yang kemudian ada di selalu berulang di September seperti apa.?

Asfinawati:
Ini menarik yah, karena memang LBH sendiri di LBH itu pernah di stigma liberal, pernah distigma Komunis, pernah di stigma Taliban, orangnya masih sama tidak ganti-ganti..., tapi bisa menjadi Komunis dan Taliban dan liberal.., ini masuk akal nggak, ini nggak masuk akal.., yang nuduh nggak belajar.., tapi kok dimakan, begitu sama publik, 

Artinya saya mau mengatakan ini memang menjadi komiditas poltik yang nggak habis-habis begitu yah, 
Sebetulnya ini.., dan ini memang ada beban sejarah.., tapi saya nggak berhak ngomong lebih lanjut.., tapi saya mau mengatakan.., sejarahwan diseluruh dunia itu banyak sekali desertasi-desertasi.., yang mengatakan ada 5 versi sebenarnya tentang peristiwa 65, 

Satu PKI..,. kedua konflik internal angkatan darat, isue Sukarno dalangnya gitu yah..., isue Suharto.., dan CIA ..,
Dan CIA juga sudah mengungkap dokumen itu, jangan lupa itu.., ada perang dingin.., ini soal ekonomi politik..,pada akhirnya dan Sukarno menasionalisasi banyak tambang diIndonesia.., tentu saja mengkhawatirkan pemilik modal.., jadi ada nuansa seperti itu dan ketika kita meneliti satu-satu.., maka cerita yang berikutnya.., bisa sangat berbeda.., bukan saya mau mengatakan PKI itu tidak ada..., karena waktu itu PKI adalah partai yang resmi, ya diperbolehkan..., siapa sebetulnya yang betul-betul menjadi dalang.., para sejarawan masih berdebat..., dan tidak ada yang berani mengatakan..., saya baru ngchek nih kepada teman saya, sebenarnya siapasih dalangnya, 

Reporter:
Bisa nggak berani bilang..?

Asfinawati:
"Akademisi ya doktor yang meneliti soal 65, yang sering mengungkapkan tentang pelanggara ham 65 itupun nggak berani bilang."

Yang mana dia cuma bilang ada 5 versi itu...,. jadi mungkin kita butuh beberapa tahun lagi.., dan saya pikir waktunya akan semakin dekat..., dokumen-dokumen CIA sudah tersiar..., kemudian banyak desertasi-desertasi..., dan mungkin juga dalangnya nggak tunggal...,juga.ada banyak faktor 

Reporter:
Oke pertanyaan juga akan saya tanyakan kepada mba Desi, kalau memang partai Komunis sudah tidak ada lagi di Indonesia.., ataukah sekarang isinya berubah..,atau sebagaimana isi ideologi dimainkan..., atau berputar.

Beberapa data yang dikatakan sebagai kejadian yang diklaim menjadi isue kebangkitan PKI dari 2002 sampai 2021. (lihat video)

2002 GENCARNYA PENERBITAN BUKU "AKU BANGGA JADI ANAK PKI"
2004 DIHILANGKANNYA KATA "PKI" DARI "G.30.S"
2005 TERBITNYA BUKU "ANAK PKI MASUK PARLEMEN"
2015 HUT PKI DIRAYAKANNYA SECARA TERBUKA 
2017 MUNCULNYA PERPU ORMAS
2018 PENGHAPUSANNYA KEWAJIBAN PEMUTARAN FILM G.30.S/PKI.
2020 PENGHAPUSANNYA PELAJARAN G.30.S/PKI
2021 DIBONGKARNYA DIORAMA PATUNG PATUNG SEJARAH DIMARKAS KOSTRAD.
2021 Ini yang terbaru..
Saya langsung ingin ke mba Desi, sambil lihat referensi itu mba Desi, ini bukan bicara partai lagi..., tapi apakah ada ideologi yang harus dikhawatirkan PKI akan muncul lagi...,.dalam bentuk ideologi..., dalam bentuk pemahaman-pemahaman baru.

Devie Rahmawati:
Iya saya ingin menyoroti dari sisi yang berbeda..
Saya sepakat dengan beliau dan juga mba Asfi, bahwa ada persoalan ketahanan digital sekarang.., dengan informasi yang tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya,

Ini sangat berbahaya, kenapa... dalam kontek pembelajaran sejarah saya setuju dengan beliau,.. justru ini yang dapat mencerdaskan bangsa.., tapi sayangnya bubu-bubunya, bensinnya,.. itu terlalu banyak, sehingga akhirnya isue ini,.. diterjemahkan secara bebas untuk tidak disebut liar,.. 

Karena kemudian mengingatkan kita,.. pada survei nya,.. risetnya Mit yang menyatakan bahwa,.. untuk mengklarifikasi suatu informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,... seperti isue-isue seperti ini..., itu akan membutuhkan waktu 20 kali lebih panjang dari pada sebuah informasi yang memang berbahaya,... 

Karena gini,.. Mastel misalnya 2017, menunjukan karena hidup kita sekarang, sebagian di digital,.. informasi-informasi yang bisa dikatagorikan hoax,.. atau tidak bisa dipertanggujawabkan, yang tertinggi adalah politik,... sebelum kasus Covid,..

Dan itu apa,.. yang kemudian terjadi,.. dia akan berusaha memanipulasi emosi publik,..menyitir istilah mba Anita Wahid,.. 

Jadi akan menimbulkan kecurigaan,.. ketika sudah curiga,... tahapannya,.. orang menjadi tidak percaya,... 

Ketika tidak percaya,.. dia marah dan benci,.. ini yang kemudian, sangat jelas dalam berbagai peristiwa,.. akan menimbulkan konflik, yang bukan hanya kekerasan kata-kata, yang hanya diruang digital,.. tapi bisa berujung dengan kekerasan yang nyata,.. 

Nah ini yang memang harusnya kita perlu serius, untuk mendidik publik terhadap kebenarannya,..

Yang tadi disampaikan oleh beliau menarik, bahwa tidak ada yang memutuskan bahwa benar itu adalah kejadian yang diakibatkan oleh salah satu kelompok,.. misalnya,... dan berusaha tidak  untuk menambah keliaran dari isue yang sebenarnya, 

Juga secara keilmuan belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.       

  

Lihat berikut ini video lain tentang bangkitnya PKI.

PERNYATAAN SAUDARA GATOT INI 

TERLALU GOPOH.




KETIKA ISU PKI DIBANGKITKAN.