BERANI MENGATAKAN TIDAK SEPERTI PADA SAAT NIKEL KITA BILANG TIDAK... MESKIPUN KITA DIGUGAT DI WTO NGGAK APA-APA...!!
INIKAN NIKEL-NIKEL KITA,
BARANG-BARANG KITA.
MAU KITA JADIKAN PABRIK DISINI, MAU KITA JADIKAN BARANG DISINI HAK KITA ..
SELAGI HARUS PUNYA KEBERANIAN...
JANGAN SAMPAI KITA GROGI GARA-GARA KITA DIGUGAT DI WTO...
YA DISIAPKAN LAWYER YANG KLAS-KLAS INTERNASIONAL SUDAH NGGAK KALAH KITA..
Denny Siregar : EROPA NGAMUK, JOKOWI GAK MAU DIATUR (Gaspol #86).
Hal yang saya kagumi dari seorang Jokowi adalah keberaniannya. bodynya boleh kerempeng, tetapi nyalinya itu loh seperti Singa.
Beda banget dengan punya pangkat jenderal tetapi selama 10 tahun memimpin, gak berbuat apa-apa.
Dan nyali dari seorang Jokowi ini bukan saja diakui dilevel nasional tetapi juga dilevel international..
Salah satu dari keberanian Jokowi adalah.ketikas dia nyetop pembelian biji Nikel dalam bentuk mentah..., sebagai catatan yah.. biji Nikel adalah salah satu bahan utama untuk membuat Baja..
Eropah banyak mengimpor biji Nikel untuk menyuplay pabrik-pabrik Bajanya..
Disana biji Nikel itu diolah kemudian dijadikan Baja dan Baja itu diEkspor lagi ke seluruh dunia termasuk Indonesia dengan harga yang lebih mahal..
Jadi selama puluhan tahun kita hanya mengekspor biji Nikel dengan harga murah ke Eropa dan membeli Baja dari Eropa yang salah satu bahan bakunya dari biji Nikel kita, dengan harga mahal,
Eropa pintar, kita aja yang bodoh, bertahun-tahun lamanya..
DENGARKAN USTADZ BIJAK DALAM MENILAI PEMIMPIN NEGARA INI
Solawat badar kita nyanyikan kemudian bapak Jokowi hadir...ada video klipnya.... waduh luar biasa..
Para kyai diberi kesempatan bicara mengutarakan...
Kemudian bapak Jokowi menjelaskan pada layar...ada layar..
Bahwa yang paling menyedihkan adalah segala hoaks dan fitnah terhadap dirinya..
Ketika beliau berhasdil melakukan yang hampir mustahil...., yang mana ketika beliau hendak melakukannya.... ditakut-takuti bukan hanya lawan tapi kawan yg sekitar beliau juga pada takut ketika mau mengguncang Freport.... dari yg sepanjang abad ini Indonesia hanya mendapat 3% atau lebih,.... yang lainnya kekantong konglomerat pemimpin dulu..
Atau dan juga blok Rokan blok Mahakam.... itu beliau bilang mengirim tim dulu... melihat masih ada nggak sisa kekayaan kita......jangan kita sudah usaha keras nggak tahunya sudah ampasnya.....
Tapi ternyata beliau masih menemukan banyak luar biasa...
Ini kadang banyak seorang Kyai, Habib, siapapun tokoh-tokoh agama, kalau mendo'akan menjelekan orang itu gimana yah..?
Habib Zen:
Oke terimakasih..
Dalam Al-Qur'an tidak ada Allah membenci..yang ada Allah tidak mencintai perbuatannya..
Jadi do'a itu bermak'na baik..bermak'na apa..ingin mengajak kepada orang yang belum baik, supaya jadi baik.
Agama itu apa sih tujuannya..
Ingin mengajak orang yang belum baik supaya baik..
Jadi gunakan apa yang keluar dari tingkah laku kita..ucapan kita itu harus ikutin Tuhan ..jangan membenci..
Yang aneh sekarang semua orang tau Tuhan melarang orang saling membenci..
Tapi kenyataan orang beragama ini saling membenci..kadang lebih taat kepada Ustadznya ...
si Ustadz mengajak ..ayo kita menyerang... supaya kita dianggap anak buahnya Ustadz... pengikutnya Ustadz..
Kenapa kita tidak membela Tuhan menjaga agama Tuhan ...menjaga roh agama ini..para Rasul sudah berjuang mati-matian
Jadi kalau kita mau mendo'akan orang apalagi menuduh seseorang... usahakan pakai hal yang baik..
Kita boleh membenci atau mendo'akan apa... oh si Fulan itu perilakunya buruk..., semoga Tuhan hentikan atau apakan perilakunya....tapi jangan orangnya..
Orangnya kita do'akan supaya baik..
Tujuan kita ini orangnya suruh baik, supaya bisa berlaku sabar atau baik..
Jadi kalau ada seorang Kyai... atau tokoh agama siapapun... yang saya pernah denger Rizik do'anya.. bagi saya itu sampah..
Do'anya seperti ini;
Ya Allah.... maka bikin susah hidupnya...Seretkan rejekinya....Jangan berkahi nafkahnya....Jangan sembuhkan penyakitnya..
Biar mendapatkan penyakit yang ngga ada obatnya....Biar susah jalan hidupnya...
Biar dipecat dari tempat kerjaannya..
Ini do'a apa..?
Lama-lama Islam ini hilang dimata orang
Yang saya khawatir orang Islam ini jadi males beragama Islam
Karena ada perkataan satu dari Habib Abu Alhadad...Saiton itu lebih senang menggoda Ulama Pendak'wah ketimbang perorangan ...
Sebab kalau Ulamanya tersesat akan menyesatkan banyak orang..
Tapi kalau perorangan hanya dirinya sendiri..
Jadi saya minta kepada orang yang dapat lebel Ustadz atau Ulama ..
Jagalah marwah agama
Umat manusia janganlah menebar kearah kebencian ..
Do'a itu do'akan ke yang baik ...
Karena do'a itu akan kembali kepada pemiliknya..
Kalau kita mendo'akan kepada seseorang yang baik, besok saya akan mendapat kebaikan..
Tapi kalau saya mendo'akan seseorang itu buruk kembali kepada saya..itu sudah hukum karma..
Kok kita merasa lebih suci kalau mengatakan supaya orang itu masuk Neraka..
Memang saya ahli Sorga....kalau Tuhan pakai keadilan yang bener.. tanpa ma'af dan rakhmatNya..pakai peritungan akunting yang bener..ini kita semua masuk Neraka... lebih banyak maksiatNya dari pada taatNya...
Maka dalam Al-Qur'an dikatakan jangan orang mengatakan merasa suci dirinya..
Kalau saya sendiri saja nggak yakin masuk Sorga...
Kalau secara kalkulasi saya ini ahli Neraka..saya cuma berharap ampunan dari Tuhan memohon ampunan dari Tuhan..masa saya nggak mau mengampuni orang..yang berbuat salah..
Mustahil orang dapat memohon ampun kepada Tuhan, apabila dirinya tidak dapat memaafkan orang
Orang-orang nyang mengatakan nanti imannya tidak diterima Tuhan... itu sudah merasa dirinya diterima Tuhan ..kok sok akrab sama Tuhan
Sementara diKitab Suci Tuhan tidak pernah membenci..tebarkan kebaikan
Nabi tidak pernah bertindak atas nama agama..Semua agama apapun dihargai oleh Nabi..karena sebelum ada Nabi Muhammad suda ada Nasrani pengikutnya..sudah ada Yahudi, ada Majusi dihargai sama Nabi..pernah Nabi mengganggu mereka ndak pernah..
Malah berkoar-koar jihad atas nama agama
Sejak kapan Nabi mengatas namakan agama
Kalau Nabi mengatas namakan golongan agama tertentu Nabi sudah ingkar kepada Tuhan
Karena tadi itu saya bilang semua Rasul itu diutus untuk semua manusia mengayomi
Semua itu kebaikan mau merknya Kristen, mau merknya Islam, mau Yahudi mau Kejawen, mau Atheis mau Asnotik dia baik kita terima..
Tuhan tidak tanya merk tanya amalnya..
Tapi kalau perbuatannya maksiat buruk... mau dari Islam, mau dari siapapun dia buruk..ndak usah kita bela..
Tidak beriman seseorang sebelum membenarkan yang dari diri saya salah atau dari temen saya salah saya katakan salah..
Andaikan dari pihak lawan bener..saya katakan bener..
Banyak kebaikan dari kaum Yahudi, kaum Nasrani juga ada kekurangan
Masing-masing urus diri masing-masing..
Karena agama diturunkan bukan pakai rombongan, masing-masing untuk merubah akhlak supaya akhlaknya lebih baik..
Kalau setiap orang mau merubah akhlaknya yang lebih baik nggak perlu gontok-gontokan..
Nggak usah koar-koar jihad merasa paling Islami..
Sejak kapan memang anda sudah dapat sertifikat dari Tuhan..sudah pasti ahli Jannah..masuk Sorga..belum kok ngapain ngurusin orang lain..
Dari pada sibuk ngurusin orang lain ingin membuktikan masuk Neraka Luu dirimu sendiri saja belum tentu masuk Sorga..
Anda merasa diri palaing beriman memang anda sudah tau diri anda dierima Tuhan... amalan-amalanya..
Kalau belum nggak usah ngurusin keyakinan orang lain..buang-buang waktu..
Itu saja mungkin jadi usahakan keluarkan lisan yang baik dinegri ini yang baik..kita hormati perbedaan..
Tuhan menciptakan perbedaan ..
Nama saja sudah beda..fisik sudah beda..Kitab sudah beda..
Orang tidak menghargai perbedaan tidak menghargai Tuhan..
Hadis Nabi mencintai orang cuma itu kok satu amal..
Itu saja muingkin harapan saya... tidak lain saya bukan seorang Ulama besar... cuma saya ada kehendak dari diri saya... ingin kita hidup bersama yang baik.... bersaudara yang baik ....menghargai perbedaan.... tanpa perbedaan tidak indah kok... tanpa berbedaan tidak ada nulai ukhuwah.... tidak ada nilai persatuan, disini njilainya...
TEGA MEMBUNUH GURUNYA SAAT SEKOLAH DI SD KARENA DENDAM.
Di Banyuasin Sumatra Selatan, menurut keterangan Polisi, anak uasia 18 tahun mengaku membunuh, disebabkan karena dendam saat masih duduk dibangku SD.
Sebelum melakukan pembunuhan ia telah terangsang karena menonton video mesum, kemudian untuk melampiaskan kebutuhan biologisnya ia memperkosa gurunya, lalu kemudian membunuhnya..
Ditangkapnya pelaku kejahatan tersebut oleh Polisi, awalnya dari informasi tetangganya anak ini sering dipergoki tetangga mengintip mantan ibu Gurunya saat sedang mandi..
Dari dasar informasi tetangga tersebut, Polisi bertindak untuk menangkap orang yang patut dicurigai, yang pada akhirnya sampai terkuak sebagai pelaku perbuatan jahatnya..
Sepertinya ada pendapat yang terkait adanya pendapat yang mengarah kepada pembubaran Densus 88, kalau secara akademik kami tahulah bahwa yg namanya keamanan itu termasuk hal yang vital, kemudian bagaimana tinjauan Gus Nuril tentang id semacam itu..
Gus Nuril:
Alhamdulillah saudaraku sebangsa dan setanah air,
Assalamu alaikum warokhmatullahi wabarokaatuh,
Sore ini hadir Profesor kita Profesor DR. Imam Malik MAG. salah satu santrinya Gus Dur juga, bersama Kyai Iskandar yang memiliki pendidikan didaerah Mboja.
Begini Prof kalau soal akademik saya nggak ikut campur, itu domain sampean sebagai Profesor..
Saya melihat dari sisi demokrasi bahwa, di sendi kehidupan yg menganut demokrasi berbeda itu wajar, memiliki pendapat bahkan hatta itu bertentangan, itu wjar, wajar saja..
Tetapi persoalannya adalah, ketika seorang yang mewakili Partai dalam hal ini adalah Gerindra, dan menjadi wakil rakyat, memiliki pola pikir yng sangat tidak produktif, yaitu meminta Densus 88 dibubarkan, way..? kenapa..
Lha wong dunia ini mengakui bahkan Amerika sendiri mengakui bahwa keberhasilan Indonesia didalam mencegah kehancuran bangsa dan negaranya yang mendapatkan serangan secara bertubi-tubi secara masif dengan segala modal dan infrastruktur, baik yang dari luar maupun dalam negeri.
Indonesia mampu, mengatasi itu.
Mulai dari bom Bali, bom Bali1, bom Bali 2 dan seterusnya,
Nah Densus secara global, sudah menunjukan nama besar didunia dan dikui didunia.
Rakyat Indonesia juga merasa tentram dengan adanya Densus 88,
Padahal saya sempat ngomong seharusnya Densus 88 itu, tidak dipimpin seorang Irjen, tapi Komjen karena demikian pentingnya, saya setarakan seperti Kostrad begitu.
Kostrad itu dipimpin seorang Letjen bintang tiga, karena apa ? karena Densus 88 ini dengan pelan masif berhasil mengatasi,
Kalau saja tidak ada Densus 88, barangkali Indonesia ini sudah porak poranda, hancur, karena apa? Yang namanya gerakan Khilafah ini, gerakan Wahabi ini, gerakan Khawarij yang disponsori oleh, baik yng berupa partai resmi atau partai tidak resmi seperti pki arab hti fpi itu, demikian menggalang kekuatan, memasuki setiap ASN, atau pegawai negeri, disetiap departemen, menerobos, menyusup, membina, menggalang, mulai prajurit sampai jenderal..., sampai jenderal lho, Prof.
Jadi ini lebih hebat lagi kalau dulu PKI Jenderal dibunuh..., ini Jenderal dirangkul untuk membunuh sesama jenderal luar biasa ya...dan itu bisa diatasi dengan baik..
Nah kalau rakyatnya merasa tenteram dengan Densus 88 Negara juga bagus,
Seorang Fadly Zon harusnya sadar bhwa menjadi wakil rakyat dan pemimpin bangsa ini untuk melaksanakan amanat penderitaan rakyat.
Amanat penedritaan rakyat itu gool nation nya adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Untuk mencapai gool nation itu dibutuhkan stabilitas nasional, pandangan wawasan Nusantara dan wawasan ketahanan nasional.
Lha kalau seorang wakil rakyat yang pangkatnya tinggi kok, tidak menyadari itu..saya jadi heran
Sebenarnya mas Fadly Zon ini wakil PKI Arab, wakil Wahabi, wakil Khilafah, atau prtai nasional yang dibawah Gerindra ini..
Mas Prabowo harus memberikan teguran..., kalu memang masih menggunakan etika didalam berpolitik sebelum membahas, etikanya dulu
Bahwa yang namanya untuk mencapai keadailan sosial itu dibutuhkan perjuangan, maka setiap pemimpin nasional itu harusnya menyadari bahwa yang namanya ketahanqn nasional hantamrata, ketentraman, keadilan sosial bgi seluruh rakyat Indonesia hanya bisa dilakukan ketika ada stabnilitas nasional
Stabilitas nasional itu disamping diduduki porsinya oleh putra-putra terbaik bangsa ini, dari TNI dan POLRI, ada masyarakat yang peduli terhadap bangsa ini, kemudian membangun seperti PGN, Banser, Ansor, Pagarnusa, menjaga bangsa sebagai bentuk wajud aplikasi kewajibannya sebagai warga bangsa membantu menentramkan Negara,
Mereka juga masuk dari koridor-koridor yang tidak bisa disentuh mereka sengaja memasuki dikawasan antara TNI dan POLRI akibatnya apa, TNI dan POLRI jadi gagap karena takut dituduh melanggar HAM.
Apalagi pengurus HAMnya ini seolah-olah sudah dikontrak semua oleh kelompok radikal atau dibayar oleh kelompok radikal, saya tidak menyebut namalah.., Profesor kan thu ada mas Pigai dari Papua, terus sipa-siapa semuanya minir kepada pemerintah..
Jadi aneh menurut saya ini ...ini orangnya yg salah, hatinya yg kotor, atau pola pikirnya yg sudah teracuni sehingga dia hidup dari anggaran negara, tapi dia justru menyerang Negara
Lha ini berarti... ini sungguh sangat berbahaya,
Oke kita pisah dulu...
Seorang mas Fadly Zon sebagai wakil rakyat dia harusnya menyadari konsep pertahanan nasional...konsep ketahanan nasional itu bagaimana ..konsep Hankamrata itu bagaiaman, saya jadi nggak yakin kalau dia itu faham bahwa negara ini akan tetap tegak dan kokoh, apabila mampu segala tanatangan, ancaman, hambatan, dan gangguan baik yg dari dalam, atau dari luar,
Lha ini ada teroris yg datang dari negeri sendiri, dilakukn dari dalam sendiri, malah dicegah oleh Densus 88 kok malah bukan meminta atau mendidik kader-kadernya yang jadi teroris,
Ini si Fadly Zon ini tetapi malah minta Negara membubarkan Densus 88 nya,
Ini pola pikir yg kebalik-balik, atau jangan2 sesungguhnya ini, Gerindra dengan dibawa oleh Fadly Zon dibajak oleh Fadly Zon dari tangan mas Prabowo, untuk dimasukan kedalam suatu konkurensi besar pertarungan idiologis antara Pancasila dan Khilafah
Lha maka monggo dek... disadari.. mas Fadly Zon ini sudahilah ...cobalah sampean mematut diri berperilaku, berpenampilan sebagai negarawan, tidak hanya sebagai politisi ansih yang hanya didorong oleh sahwat kekuasaan ingin merebut kekuasaan begitu loh, sehingga ada sof instability, tanggungjawab sebagai wakil rakyat, yang menerima gaji besar dari rakyat, menerima ini dari rakyat yg semua ini adalah negara, sehingga sesungguhnya DPR dan Eksekutif atau Legislatif atau Yudikatif itu adalah triaspolitika itu adalah anggota trimasketir, kalau minjam terminologi eropah dulu ya kan, jadi semua untuk satu, satu untuk semua itu ..ini kan nggak,... ini saling membokong, sehingga terkesan seolah-olah DPR ini menghianati Ekskutif
Kalau ada rembug dirembugkan kan ada forum DPR dan Ekskutif
Nah Densus 88 itu dibawah kewenangan POLRI harusnya dirembug dengan bagus sehingga tidak muncul dipermukaan seolah-olah ini Pemerintah tidak berjalan dengan benar, sehingga harus dibubarkan, dan sebagainya, untuk alasan apa, ketika seseorang atau institusi melakukqan penegakaan hukum, dan mencoba menciptakan kondisi yg kondusif, terhadap bangsa dan negara ini, sehingga bisa melahirkan stabilitas, kalau stabilitas tercapai, akan melahirkan rasa simpati, dorongan magnetik datangnya investor, kalau ada investor maka akan muncul produkifitas maka kesejahteraan rakyat ini akan terjamin pengangguran terkurangi, kriminalitas terkurngi, semuanya menjadi happy
Ini kok ada wakil rakyat yang kelasnya pemimpin nasionl justru berpikir kebalikannya ...Siapa sesungguhnya Fadly Zon ini..
Saya jadi ragu2 barangkali laksus..sekarang tidak ada lagi laksus ya ..Bin atau Bais lah atau Badan intelijen apa asaja namanya ...cuma ditelusurilah bapaknya Fadly Zon itu siapa sesungguhnya..sehingga kita bisa tahu kenapa kok ada orang yg berpikiran kok aneh begituloh
Kalau memang keluargannya bener on the track membela bangsa dan negara tidak pernah memberontak ya kan berarti memang goblok..dan kita perlu mamaklumi ..karena sistem politik sekarang ini rekrutmennya nggak bener sehingga orang2 goblok bisa menjadi pemimpin yg akhirnya membikin disharmoni itu prof.
Secara etika sekarang, Fadly Zon bis memanggil dulu Densus 88 memanggil Mabes Polri sesuai dengan protap apa tidak on the track apa tidak melanggar Ham apa tidak,.. ada buktinya apa tidak... lah kalau ini sudah.... baru ..Wong namanya DPR itu tugasnya membikin undang2... bukan tunjuk sana tunjuk sini kaya peadagang lelang.
Cara ngomongnya, cara berpolitik dan bernegaranya ada tatacara yg bisa disepakati bersama.
Dia berupaya barangkali karena kepingin jadi DPR bayar sana, bayar sini, rakyat disuap dan sebagainya sehingga dia jadi DPR,
Sesudah jadi DPR kemudian menghianati tugas DPR lha kan kacau to ini..
Seorang DPR dia punya fraksi ko, panggil bagaimana datanya,... tidk kemudian dilakukan apa2 lalu Densus 88 dibubarkan ..terus kalau dikejar ngomongnya ini kan wacana ...lha wong pinter2 kok bikin wacana yg rakyat jadi bingung bagaimana.? Ini model apa..? politiknya sama sekali tidak pakai etika, tidak pakai norma, berbahaya..