Sabtu, 20 Juni 2015

KEBENCIAN MERUSAK KEDAMAIAN

Dalam kehidupan, manusia wajib saling ingat mengingatkan.

Terjjemah Al Qur’an surat Al Ashr (103):3;
Demi Masa
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian
Kecuali orang-orang yg beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Allah menciptakan alam semesta dengan segala jenis mahluk hidup penghuni dunia. Diciptakan dalam perwujudannya sebagai manusia dan binatang, dg bermacam  bentuk, warna kulit, suku dan bangsa.
Manusia diberi akal pikiran supaya hidup berdampingan dg sesamanya dalam peradaban dg menjaga kelestarian dan keselarasan alam. Manfaat peradaban ini untuk kepentingan sesama manusia dalam kehidupan bersama demi kedamaian dibumi, orang beriman diciptakan untuk beribadah, bersodakoh, beramal soleh. Sedangkan binatang diberi insting, naluri ntuk mencari makan dan menjaga diri.

Allah memberi petunjuk jalan kpd manusia yg tlah diberi akal pikiran dg dua pilihan: YANG HAQ DAN YANG BATHIL yg haq jalan yg lurus/benar yaitu dijalan Allah, yg bathil jalan yg sesat yaitu dijalan Syaiton. Yang haq dijanjikan sorga dan yg bathil ancamannya neraka....

Orang beriman dalam setiap beribadah (Sholat) senantiasa memohon petunjukNYA  surat Al Fatihah (1):7:
Tunjuki kami jalan yg lurus/ benar (ya Allah). Yaitu jalan orang2 yg telah kau beri ni’mat atas mereka, bukan jalan orang2 yg dimurkai atas mereka dan bukan pula jalannya  orang2 sesat (Syaiton).

Allah memberi petunjuk kpd manusia yg telah diberi akal pikiran dengan berbuat baik kpd orang lain dan melarangnya BERBUAT KERUSAKAN dimuka bumi.
Al Qur’an surat AL Qasas (28):77:
Dan carilah (tuntutlah) kehidupan dengan apa yg Allah anugerahkan kepadamu (kebahagiaan, kenikmatan, rakhmat dll), tetapi (dan) janganlah kamu melupakan bahagianmu didunia ini (kenikmatan dunia) dan berbuatlah baik (kepada orang lain), sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan dimuka bumi ini. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang2 yg berbuat kerusakan.

Sangat jelas Allah melarangnya untuk berbuat kerusakan dimuka bumi.

Awal perbuatan kerusakan disebabkan banyak faktor kepentingan, satu contoh karena rasa tdk suka timbulah kebencian yg mendalam, dg tdk mempertimbangkan  nalar lalu saling menghujat/menyerang, atau karena membela diri, yg kuatlah yg menang. Akibat yg lebih fatal yg kalah dibantai, hal ini merusak peradaban.

Allah memberi petunjuk tentang agama  AGAR DAMAI DIBUMI dlm firmanNYA surat Al Kafirun (109): 6:
Katakanlah: Wahai orang kafir.! Aku tidak akan menyembah apa yg kamu sembah. Dan bukanlah kamu penyembah apa yg aku sembah. Dan aku tidak menjadi penyembah yg kamu sembah. Dan tidak pula kamu menjadi penyembah apa yg aku sembah. Bagimu agamamu dan bagiku agamaku.

Sangat jelas Allah melarang mencampuri  urusan keyakinan agama orang lain. Arti kata lain secara pribadi urusilah dirimu sendiri dan akupun mengrusi diriku sendiri. Petunjuk Allah ini adanya cercah kedamaian supaya tentram dlm kehidupan beragama, hanya Allah Yang Maha Tahu segalanya. Wallohu  a’lam bissoab.

Demikian “SALAM DAMAI INDONESIAKU..!!”

Penulis Tori    

1 komentar:

  1. Salam pertemanan, tiada yg lebih indah kecuali banyak teman, untuk bersinergi mmbangun, bekerjasama hari depan, tdk lah mungkin kita hidup sendiri tanpa orang lain ntuk saling peduli tolong-menolong.

    BalasHapus