Sepenggal Perbincangan tgl. 16/03/2015 di TV one.
Antara
Pengacara DPR/D Razman Arif Nasution (P. DPRD) dengan
Bang
Yoss Pejabat senior mantan gubernur DKI (Bang Yos) dan
Reporter
TV one (Reporter).
|
||
|
|
PUBLIK MELIHAT DAN MENDENGAR TV.one. 16/03/2015.untuk berfikir jernih apa yang sedang terjadi. |
|
Bang Yos:
|
:”Oh ya pengrusakan Bang....:”buat apa?..ya tamengnya begitu Bang..saya
jabarkan saya punya prevent seperti ini harus diikuti..” kisah Bang Yos dengan
Pak Ahok.
|
|
Reporter:
|
Disini bisa dilhat maksudnya seperti apa..
|
|
Bang Yos:
|
Maksudnya gini.. itu memang lurus saja jalannya..gitu loh...lempeng
yah..lalu kita melihat dari sudut pandang mana..kalau saya lihat..
|
|
Reporter:
|
Kalau tadi Bang Razwan bilang Ahok pasti tahu, bagi Bang Yos
bagaimana posisinya saat itu di Ahok dengan kondisi APBD saat ini.
|
|
Bang Yos:
|
Kalau kita tahu anak buahnya.?.
|
|
Reporter:
|
He’eh.
|
|
Bang Yos:
|
Ya... harus segera dilaporkan..dilaporkan tindakan...
|
|
Reporter:
|
Ya memungkikan nggak seorang Ahok tdk tahu apa yg terjadi..
memungkinkan yakan...sebagai posisi Gubernur.
|
|
Bang Yos:
|
Oh ya..belum tentu tahu persis karena banyak sekali urusannya ya..
kalau nggak ada...
|
|
Reporter:
|
Ada kemungkinan itu Bang..
|
|
Bang Yos:
|
Kalau saya ini...kalau saya dilakukan pencegahannya saja.. gini..
bagaimana mereka supaya berfikir.. saya cerita begini..ini SKPD ini yah..
apakah itu kepala dinas biro semua itu ada anggarannya lah saya kumpulin
semua ..sekarang kamu pernah lihat TV one nggak..gitu...:”lho bagaimana pak”
...itu yg apa namanmya Pemda anggota Pemda PNS atau DPRD yang di..jadikan
pesakitan di KPK..:”Lihat pak”..nah sekarang kamu membayangkan kalau yang
menjadi pesakitan itu kamu duduk disitu..inget yah orang jadi pesakitan di KPK
nggak ada satupun yg lolos.. lalu kamu membayangkan jalan kamu asalah masuk
penjara.. bagaimana istrimu nasibmu istrimu bagaimana anak2 mu yang masih
kecil habis masa depannya..nah bagaimana supaya itu tak terjadi hanya satu
jawabannya..jangan lakukan itu..kan gitu kan..
|
|
Reporter:
|
Saya ingin ke bang Razman tapi itu nanti. ternyata mungkin ada
kemungkinan nih sebagai Banggar ber..berpengalaman 10 th ada kemungkinan
seorang Gubernur tidak tahu apa yang terjadi.. maka itu disebut sama Ahok ada
oknum SKPD yg dilakukan DPRD oke bang.. kita jedah dulu sesaat lagi.
|
|
P.DPRD :
|
Buktikan saja secepatnya... yg ingin saya katakan justru saya
khawatir ini... bahwa... Pak Ahok ini kan kena demam bedarah..jadi
kumat...jadi ngawur..
|
|
Reporter:
|
Tapikan sdh sembuh ini...sdh sembuh nih...
|
|
P.DPRD :
|
Jadi masih ada tinggal gitu... jadi artinya bahwa...Pak
Ahok..udahlah.. kepemimpinan yg disampaikan Bang Yos itu itulah yg
benar...bagaimana cara meramu..berkomunikasi..bahwa DPRD itu karena citra..
mereka juga institusi formal dinegara ini.. jadi aspirasi mereka wajar mereka
sampaikan ketika sidang.. dengan atau pertemuan dg SKPD.. tapi yg salah
adalah... apabila SKPD membangun kolusi dg DPRD dan itukan dpt dibuktikan..
dan segi SKPD nya itu PNS...penanggungjawab anggaran siapa.. kan itukan orang
kepala daerah..pembina itu kepala daerah..karena itu maka copot..inikan startnya
cekatan stafkan saja.. kemudian beri tahu ke KPK titik ... tapi fakta hari ini
yg sdh dilaporkan ke KPK dana siluman APBD dan diperiksa bukan lah..dah anu
sangat sulit untuk dibuktikan.. oleh karena itu.. pak Ahok ini.. bicara
terlalu fulgar.. tapi tdk tahu subtansinya apa... saya minta pak Ahok
buktikan jangan menambah masalah baru teruuus... gitu loh.
|
|
Reporter:
|
Baik ok.. Bang Yos..aa.. inikan jadinya dilewati terus sekarang
kemudian masih menunggu proses hukum yg ada.. padahal proses politik harus
terus berjalan ... khususnya APBD... tapi yg ingin tahu adalah untuk ingin..
prefentif gitu..agar sebelum ini dimulai sdh bersih2 dulu di awal..
gimana?.
|
|
Bang Yos:
|
Jadi.. ee..apa mengenai.. proses hukum itu tdk bisa kita cegah lagi
dan dianggap selesai.. soalnya sdh menjadi perhatian publik.. bukan karena
apa di Indonesia itu.... dan itu bagus menurut saya itu.. artinya harus ada
endingnya itu bagaimana menurut saya kaya gitu... tetapi kalau masalah
politik dlm hal perpolitikan bisa di ..ada bargaining ada segala macam ..dan
angket tapi mau lanjut mau tidak... bisa kita tawar ..tetapi kalau hukum
harus terus berjalan.. .. nah tapi yg penting begini yah.. bahwa..
perseturuan ini harus segera berhenti.. terutama didalem urusan yg waktu
singkat ini adalah.. APBD 2015 harus final... gitu..karena waktu terus
berjalan.. yah.. menghabiskan dana 73 triliyun ABD.. itu bisa karena .......
apalagi kurang dari itu nah itu karena dari anu mendagri itu harus dibahas
bersama harus segera dibahas bersama ..harus duduk bareng mereka..tapi ingat
ya bahwa.. seluruh jaman ordebaru itu prosesnya DPRD ...maaf ya dulu
dijulukin tukang stempel.. sama sekali tdk punya wewenang ..tdk punya
wewenang jadi jika ikutin tindak apapun enak dulu karena bisa melakukan berarti
yah..tapi setelah reformasi keluar undang2 pemerentahan daerah yg baru
..yah..itu sejajar kuhususnya dg legislatif.. itu mitra jadi mereka itu
secara moral harus siap untuk saling menghargai gitu loh.
|
|
Reporter:
|
kita lihat nanti bagaimana Bang Yos
|
|
P.DPRD :
|
Sedikit aja..Bahwa Mabes Polri hasil kordinasi saya tadi.. itu sdh
mengarahkan ke tindak pidana khusus
|
|
Reporter:
|
Baik kita tunggu nanti bagaimana prosesnya...sudah berbagi informasi Bang
Yos, Bang Azwar terima kasih di apa kabar Indonesia malam. Ini di matikan
anda saksikan kabar malam sesaat lagi.. Sampai jumpa.
|
|
Jumat, 20 Maret 2015
Sepenggal Perbincangan di TV.one
Kamis, 19 Maret 2015
Teori Jendela dan Cermin
“You are either living in the problem or you are living in the solution. – Anda hidup dengan persoalan dan solusi itu sendiri.” ~ Bob Proctor
Nasihat tentang hidup dalam solusi tercermin dalam teori jendela dan cermin. Kedua benda tersebut memiliki makna tersendiri sebagai solusi kehidupan yang luar biasa. Keduanya merupakan cara untuk menghadapi manis dan pahit getir kehidupan menjadi solusi mendapatkan dan menikmati keindahannya.
Contoh, kita sedang memiliki penghasilan besar, posisi dalam pekerjaan cukup kuat dan mapan, keluarga yang menyenangkan, memiliki investasi besar dan menguntungkan, dan lain sebagainya. Terlebih pada saat yang sama, semua kendali bisnis berjalan cukup baik dan lancar. Tak hanya itu, kita juga menerima pujian dan tepukan kekaguman dari orang-orang di sekeliling kehidupan kita.
Semua itu benar-benar menempatkan kita di puncak kesuksesan, dimana kita diperlakukan seakan-akan seorang raja dan memiliki segala yang diinginkan sebagian besar manusia di muka bumi ini. Tetapi tak jarang pada posisi demikian kita menjadi sombong dan merasa paling hebat. Kita mulai melupakan asal-usul dan peran orang-orang yang selama ini sangat berjasa.
Padahal menyombongkan diri hanyalah membuat kita kehilangan makna hidup. Sebelum hal itu terjadi pada kita,
... baca selengkapnya di Teori Jendela dan Cermin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Dare to Say ?NO?
Penyesalan akan datang kemudian. Ini pasti. Tidak mungkin dong kita menyesal sebelum berbuat sesuatu. Penyesalan akan datang saat kita menyadari kalau ternyata apa yang kita lakukan tidak menghasilkan apa yang diharapkan. Kita mau lulus ujian tetapi kita ternyata tidak lulus. Muncullah penyesalan atas apa yang telah kita lakukan, yang menjadikan kita tidak lulus. “Seandainya saya waktu itu tidak melakukan hal seperti itu, mungkin ceritanya menjadi lain” demikian kesimpulan yang biasanya dibuat oleh mereka yang sedang menyesali perbuatannya. Namun semua sudah terjadi. Sekarang akhirnya begini. Yang ada tinggal penyesalan. Saya yakin kebanyakan dari kita pernah mengalami perasaan seperti itu.
Saya pernah didatangi seorang mahasiswa yang tidak mengikuti ujian semester sehingga terpaksa tidak saya luluskan. Setelah saya tanya mengapa tidak mengikiuti ujian, dijawab bahwa ia saat itu ketiduran. Wah sederhana sekali alasannya? Walaupun ini alasan yang seharusnya tidak terjadi dan sangat bodoh untuk terjadi, tetapi kasus mahasiswa tidak ikut ujian karena ketiduran bukan pe
... baca selengkapnya di Dare to Say ?NO? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
One By One
Yang bisa bertahan hidup dialah yang akan menjadi penguasa. Begitulah hukum rimba yang berlaku. Kita hanya bisa mensyukuri betapa nikmatnya hidup walau terkadang kita juga harus hati-hati dengan kematian. Saat ini aku berada dalam sebuah lingkungan yang dekat dengan kematian dan tidak adanya sebuah kedamaian. Kekerasan selalu menyapaku di setiap hari. Namun hati sebenarnya berbicara lain. Hati ini tidaklah cocok dengan lingkungan seperti itu. Lalu dari manakah aku berasal? Apakah itu juga menjadi penting bagi kalian? Justru mulai dari pertanyaan seperti inilah bahkan pertengkaran-pertengkaran itu terjadi.
Sebagai petarung sejati, tak terbersit sama sekali untuk mengatakan dari mana aku ini berasal dan siapakah aku? menurutmu masih perlukah jika aku mengatakan bahwa aku ini berasal dari papua atau dari makasar, atau bahkan Madura dan sebagainya? Bukankah itu berarti hanya mengandalkan kekuatan etnis yang sangat menakutkan dan tangguh? TIDAK….ini bukanlah langkah seorang kesatria. Bahkan yang demikian itu terlihat sebagai langkah yang sombong. Tapi sebagai lelaki seharu
... baca selengkapnya di One By One Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Minggu, 15 Maret 2015
Membangun Karisma
“Charisma is a sparkle in people that money can’t buy. It’s an invisible energy with visible effects. – Karisma adalah cahaya seseorang yang tak ternilai dengan materi. Karisma adalah energi yang tak terlihat tetapi memberi dampak nyata.” Marianne Williamson aktifis spiritual, penulis, dosen dan pendiri The Peace Alliance di Amerika Serikat.
Pasti kita pernah mendengar istilah orang yang penuh karisma, yaitu orang yang memiliki daya tarik luar biasa. Aura kehadiran maupun kata-katanya begitu berpengaruh dan menarik. Orang-orang berkarisma itu ada di berbagai bidang, contohnya Soekarno (politik), Dalai Lama (spiritual), Bunda Theresia (spiritual & kemanusiaan), Warren Buffet (bisnis), Leonardo Da Vinci (seni dan budaya), dan masih banyak lagi.
Orang yang berkarisma seperti itu mampu menjadi pusat perhatian yang begitu dikagumi banyak orang, padahal penampilan mereka tak berbeda dengan kebanyakan orang. Ada sebagian orang mengatakan bahwa karisma itu merupakan bakat alamiah. Namun sebenarnya siapapun dapat membangun karisma, yaitu dengan memperbarui beberapa hal diantaranya adalah moral dan spiritual, kesan keseluruhan postur tubuh, sorot mata, kepercayaan diri, kemampuan dan kematangan sikap. Beberapa langkah berikut ini akan dapat membantu Anda membangun karisma.
Pertama adalah memiliki visi
... baca selengkapnya di Membangun Karisma Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Jumat, 13 Maret 2015
Hutang Tingkat Dewa
Aku terus berlari menerobos hutan cemara, entah berapa lama aku berlari aku tak tahu pasti. Yang kurasa nafasku sudah hampir habis. GEDEBUGG… aku terjatuh. Kuarahkan pandangan kesekelilingku, rupanya aku sudah keluar dari hutan cemara tadi. Kini yang tampak oleh mataku adalah lapangan yang maha luas, lebih tepatnya adalah gurun pasir. Tidak ada sebatang pohonpun tumbuh disitu. Perlahan kucoba berdiri, badan ini terasa remuk dan ototku kaku. Dengan sisa tenaga yang ada aku berjalan pelan, setapak demi setapak menyusuri lautan pasir.
“Tuhan dimanakah aku? dimana istri dan anaku.” Batinku merintih. Sebelum berjalan di hutan cemara tadi, aku sedang bersama Santi istriku dan Asa anak lelakiku yang baru 8 tahun. Kami bertiga sedang menikmati liburan.
“Hai!” Aku menoleh kearah suara itu. Kulihat seorang perempuan 25 tahunan, rambutnya panjang hampir menyentuh tanah. Senyum manisnya menggembang saat aku menoleh kearahku.
“Ayo ikut aku.” Perempuan itu berkata, lalu meraih tanganku. Aku tak sanggup menjawab dan pasrah saat dia meraih tanganku. Kami melayang, melesat cepat di atas padang pasir yang tandus.
Perlahan kami mendarat. Aku melihat sebuah bangunan ke
... baca selengkapnya di Hutang Tingkat Dewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sebuah Karma di 2017
Kubuka mataku perlahan dan kupandangi sebuah jam yang tergantung di dinding. Melihatnya membuatku sadar, bahwa sudah waktunya aku harus memulai aktivitasku. Aku meregangkan otot tubuhku dan segera bangkit dari tempat tidur mungilku.
Aku bergegas pergi ke sekolah tanpa mandi. Aneh bukan? Air sulit didapat. Lebih baik aku menggunakannya untuk minum. Aku melangkah pergi sambil memakan roti yang rencananya akan kumakan di perjalanan ke sekolah.
Fia, begitulah mereka memanggilku. Namaku sebenarnya adala Refia Marsha. Umurku baru saja 17 tahun lusa kemarin. Dan kau tahu aku harus pergi ke sekolah seperti anak lainnya. Namun menurutku aku tak sama seperti yang lainnya. Kau tahu? Ayah dan ibuku sudah meninggal beberapa tahun karena peristiwa “itu”. Entahlah, aku sesak bila harus menjelaskannya. Namun, tetap saja harus kujelaskan.
Sekarang merupakan tahun 2017. Tahun yang kuharapkan menjadi tahun yang manis. Karena aku yang telah beranjak dewasa. Aku selalu berharap sejak kecil, untuk mengadakan pesta ulang tahun bersama keluarga dan teman-temanku, seperti di film-film. Namun, tentu saja harapan itu sirna. Karena ayah dan ibuku tidak lagi disini.
Peristiwa yang kumaksudkan adalah peristiwa di tahu
... baca selengkapnya di Sebuah Karma di 2017 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Entri yang Diunggulkan
-
Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah ...

